BANDA ACEH – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Zainal Arifin meninjau RSUD Meuraxa, Selasa, 11 Juli 2017.
Mereka meninjau seluruh ruangan dan fasilitas sembari berbincang dengan sejumlah pasien. Ruang IGD, loket pendaftaran, depo farmasi rawat jalan, ruang rawat inap, instalasi londri, hingga instalasi pemulasaran jenazah didatangi satu per satu oleh Amin-Zainal. Keberadaan mobil ambulans di rumah sakit milik Pemko Banda Aceh ini juga tak luput dari perhatiannya.
Terkait sejumlah permasalahan yang saat ini dialami RSUD Meuraxa, pria yang pernah berkiprah di dunia perbankan selama 27 tahun ini menyebutkan, hal pertama yang ingin pihaknya pastikan soal pemenuhan segala keperluan operasional, baik obat-obatan maupun lainnya.
Kami juga telah mengecek kelengkapan peralatan kesehatan dan pendukungnya yang tersedia di sini baik yang ada di ruang ICU, ruang operasi hingga mobil ambulans. Ternyata memang masih banyak hal yang harus dilengkapi, dan hal ini sangat kita sayangkan mengingat pasien datang berobat bukan hanya dari Banda Aceh, tetapi juga dari kabupaten/kota lainnya di Aceh, katanya.
Ia berharap Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat turut berkontribusi bagi kemajuan RSUD Meuraxa. Untuk ambulans saja kita masih kekurangan, dari jumlah minimal lima unit, tetapi hanya tiga yang bisa digunakan oleh pihak rumah sakit. Sedangakan beberapa unit lainnya tidak bisa digunakan lagi karena sudah rusak berat. Tentu hal ini akan memengaruhi pelayanan kepada masyarakat, ujar Amin.
Hari ini juga setelah peninjauan, kami bersama dengan direktur rumah sakit akan duduk bersama untuk mencari solusi terbaik atas segala permasalahan terutama mengenai kemampuan keuangan yang mengakibatkan rumah sakit kewalahan dalam hal penyediaan obat-obatan, kata dia didampingi Plt. Direktur RSUD, dr. Emiralda, M.Kes.