BANDA ACEH – Tepat pada Jumat, 7 Juli 2017 bertepatan dengan 13 Syawal 1438 H, di Masjid Raya Baiturrahman, sejumlah pemuda Aceh yang terdiri dari keturunan kesultanan Aceh dan aktivis Islam sepakat untuk membentuk organisasi kepemudaan dinamai Komandan (Komando Aneuk Muda Alam Peudeung) Al-Asyi.
Organisasi ini dibentuk atas keinginan untuk mengangkat kembali nilai-nilai keacehan yang selama ini dinilai mulai pudar di tengah kehidupan pemuda Aceh. Hal ini bisa dilihat dari semakin banyak pemuda Aceh yang tidak paham lagi akan asal usul dirinya sebagai pemuda Aceh. Pemuda Aceh selama ini disebut terlena dengan pengaruh budaya asing dari luar yang membuat mereka jauh dari nilai-nilai keislaman yang pernah dipraktekkan indatu.
Tuanku Warul Walidin, Pang Ule Komandan Al-Asyi yang merupakan keturunan Kesultanan Aceh menyebutkan, organisasi kepemudaan ini diharapkan mampu melahirkan kembali nantinya pemuda-pemuda Aceh yang cerdas, saleh, kuat dan berani, selalu mencintai dan memegang teguh nilai-nilai keislaman dan keacehan.