SUBULUSSALAM – Kebakaran yang melanda Dusun Istiqomah, Kampong Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Minggu, 11 Juni 2017 kemarin, menyisakan cerita memilukan bagi para korban. Salah seorang di antaranya, Sahruddin Saran.
“Kami tidak sempat menyelamatkan barang-barang, termasuk pakaian, hanya baju di badan yang tersisa,” kata Sahruddin kepada portalsatu.com di sela-sela ia mengumpulkan puing-puing sisa bangunan, Senin, 12 Juni 2017.
Sahruddin mengatakan, saat kebakaran melanda desa mereka, ia sedang berada di luar untuk mencari sesuap nasi dengan usaha membelah kayu dan menjual papan. Saat itu istri bersama enam anaknya tinggal di rumah berkontruksi kayu tersebut. Sementara satu anakya masih kecil sedang dalam kondisi tidak sehat.
“Istri cuman di rumah, anak saya yang kecil sedang sakit, sementara api tiba-tiba udah membesar membakar atap rumah. Alhamdulillah, keluarga saya selamat, walaupun barang-barang dan pakaian tidak ada yang bisa diselamatkan,” ungkapnya.