Sebuah apotek di negara bagian Amerika Serikat, Massachussetts, menyajikan pizza dengan kandungan ganja. Apotek tersebut memang mengkhususkan diri untuk membuat pizza dengan kandungan ganja sebagai salah satu pengobatan.
Dilansir dari Time, apotek bernama Ermont Inc tersebut merupakan salah satu tempat untuk pasien yang membutuhkan ganja dalam pengobatan. Meski demikian, pizza tipis tersebut hanya berukuran untuk satu orang.
Manajer apotek, Seth Yaffe, mengatakan, pembuatan pizza itu didasari oleh permintaan dari sejumlah pasien. Mereka menginginkan makanan yang lebih gurih untuk menghindari gula karena biasanya infus ganja tersebut dimasukkan pada permen atau buah.
Keberadaan pizza itu pun menjadi populer. Biasanya, pasien seperti penderita penyakit litani, penyakit kronis akibat kecanduan opioid hingga efek samping kemoterapi memilih untuk konsumsi pizza tersebut.
“Kami menemukan bahwa pasien menginginkan makanan yang mereka makan pada hari biasa. Kami ingin melakukan sesuatu yang dianggap makanan lengkap,” ujarnya.
Yaffe yang pernah bekerja di restoran mengatakan telah mencoba sejumlah varian yang dapat digabungkan dengan cairan ganja tersebut. Sejumlah varian itu seperti cokelat panas, mayones vegan, dan buah persik.