Menyambut dan memuliakan bulan Ramadhan (Ramadan), biasanya kita hanya mempersiapkan kebutuhan jasmaniah saja, termasuk pakaian serba baru. Namun, kebutuhan spiritual baik ilmu dan hal lainnya yang menunjang untuk kesempurnaan berbagai macam ibadah di bulan Ramadan juga sangat penting. Kita harus meneladani Baginda Raulullah Saw., dalam menyambut Syahrul Mubarak ini.
Nabi Muhammad Saw., telah memberikan nasihat dan pesan kepada para sahabat untuk menyiapkan diri semaksimal mugkin dalam menyambut bulan mulia dan berkah ini agar dapat mengisinya dengan amal ibadah.
Sebuah hadis diriwayatkan Salman Al-Farisi berisikan pesan Rasulullah di hadapan para sahabat tepatnya di akhir bulan Syakban. Beliau bersabda, Wahai sekalian manusia. Kalian akan dinaungi oleh bulan yang agung nan penuh berkah. Padanya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu malam. Allah menjadikan puasa di bulan itu sebagai kewajiban dan qiyamnya sebagai perbuatan sunah. Siapa yang mendekatkan diri kepada-Nya dengan amal kebaikan seolah-olah ia telah melakukan kewajiban di bulan lain. Dan barangsiapa melakukan kewajiban pada bulan itu maka ia seolah telah melakukan tujuh puluh kewajiban di bulan lain. Ia adalah bulan kesabaran dan kesabaran itu adalah jalan menuju surga. Ia adalah bulan keteladanan dan bulan dimana rezeki dimudahkan bagi orang mukmin. Siapa memberi buka kepada orang yang berpuasa maka ia mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya dan lehernya diselamatkan dari api neraka. Ia juga mendapatkan pahalanya tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.