BANDA ACEH Tiga anak punk yang menjalani proses pembinaan selama seminggu oleh Polsek Kuta Alam, Banda Aceh, saat ini nama mereka diganti menjadi nama-nama tokoh film kartun animasi Ipin dan Upin.
Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif Pranigoro mengatakan perubahan nama tersebut dilakukan untuk mengubah citra negatif mereka di masyarakat.
Ini sengaja saya buat. Pertama, kalau mereka masih disebut anak punk masyarakat khususnya anak-anak akan takut. Tetapi sewaktu kita perkenalkan dengan nama Ipin, Upin, dan Jarjit, anak-anak mau mendekat dengan mereka saat seperti di masjid, kata Syukrif, Jumat, 9 Juni 2017.
Penggunaan nama tiga tokoh film kartun animasi Upin dan Ipin dikatakan Syukrif sebagai bentuk pembinaan agar mereka benar-benar bisa berubah. Selain itu penamaan yang disematkan kepada ketiga anak punk tersebut bukan bertujuan untuk mengolok-olok.