JAKARTA – Polda Metro Jaya masih belum dapat mengungkap penyebar video chat mesum yang membuat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein, menjadi tersangka kasus pornografi.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan, membeberkan alasan penyidik kesulitan melacak pembuat situs baladacintarizieq.com tesebut. Pasalnya, server yang menyebar konten pornografi itu berada di Amerika Serikat.
“Sedang kita dalami, karena konten pertama yang keluar dari Amerika, Anonymous itu. Itu yang agak kesulitan, namun kita terus melakukan itu,” ungkap Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/6/2017).