<!–StartFragment–>
<!–StartFragment–>
PAMUKKALE, yang telah digunakan sebagai spa sejak abad kedua SM, secara harfiah berarti “benteng kapas” dalam bahasa Turki. adalah sebuah situs alam di Turki. Kota ini berisi air panas dan danau kawah bertingkat yang mengandung mineral karbonat yang ditinggalkan oleh air yang mengalir. Ini terletak di lembah Sungai Menderes yang sangat ramai dikunjungi turis di musim panas. musim panas ramai turis Tebing putih menyerupai gunung bersalju di kejauhan sangat terkenal Pamukkale, dengan panjang 2.700 meter dan 160m tinggi dan terlihat dari 20kmjauhnya. jauhnya.
Pamukkale terdiri dari 17 mata air panas di mana suhubervariasi antara 35 dan 100 derajat. Tebing putih bertingkat , atau travertineterbentuk ketika kalsium karbonat yang diendapkan pada awalnya sebagai jelly lembut mengeras dengan panjangnya waktu.
Di dekat tebing putih juga ada situs kuno Hierapolis dibangun di atas putih “benteng”. Situs warisan dunia UNESCO ini adalah bukti bahwamata air panas Pamukkale digunakan sebagai spa sejak abadkedua SM dan ada bukti Yunani-Romawi kuno dan kota Bizantium dari Hierapolisdibangun di atas “benteng” putih . Selain travertines, tempat layak melihat-lihat Pamukkale adalah: The great (12.000 kursi) amfiteater Romawi Hierapolis tidak boleh dilewatkan, dan terletak tepat di atas travertines.
Orang-orang mandi di kolam selama ribuan tahun. Seperti baru-baru ini pertengahan abad ke-20, hotel dibangun di atas reruntuhan Heropolis, menyebabkan kerusakan besar. Pendekatan jalan dibangun dari lembah ke teras, dan sepeda motor diizinkan untuk naik dan turun lereng. Ketika daerah itu dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia, hotel dihancurkan dan jalan dihilangkan dan diganti dengan kolam renang buatan. Mengenakan sepatu di dalam air dilarang untuk melindungi endapan.
Fitur danau bersususn seperti tebing putih berundak atau travertine memiliki asal-usul mereka dalam pergeseran kesalahan di lembah sungai Menderes (antara sini dan Denizli). Sebagai kesalahan bergeser, sangat hot springs dengan kandungan mineral yang sangat tinggi (terutama kapur) muncul di lokasi ini. Selain mineral sedikit radioaktif, kalsium dan hidrogen karbonat bereaksi untuk membuat kalsium karbonat (juga dikenal sebagai travertine) dan batu gamping. Inilah yang memberi Pamukkale keputihan dan menciptakan kolam renang.
Pada musim panas turis wajib memakai topi dan kacamata hitam terutama tentu akan sangat membantu terhadap matahari dan sinar matahari mencerminkan dari gunung berkapur. Di sisi lain, iklim musim dingin bisa membuat pengalaman sedikit tidak nyaman. Memanjat air terjun tanpa alas kaki, dengan air dingin hilir akan menjadi tugas berat Pamukkale merupakan salah satus situs warisan dunia UNESCO, berada di propinsi Denizli, Turkey. Travertine Terraces atau Cotton Castle nya yang berundak-undak berwarna putih menyerupai terasing tanaman padi di Ubud, Bali.
Tempat ini sering kali dijadikan ikon di brosur-brosur pariwisata Turkey terutama Pamukkale. Travertine Terraces ini terbentuk dari bebatuan tersendimentasi proses kimia dan air yang mengaliri disetiap kubangan-kubangan nya sering kali dijadikan sebagai pemandian alami. Jadi siapkan pakaian renang Anda untuk berendam di tempat yang menakjubkan ini.


