Beberapa manusia memiliki bakat untuk memiliki wawasan tentang masa depan. Hal itu tak begitu mengejutkan karena pada masa kini banyak manusia yang mengaku mampu melakukan ramalan dengan tepat.
Namun, yang lebih mengejutkan adalah apabila ramalan tersebut benar-benar terjadi.
Pada 2015 misalnya, dunia mengenai Horacia Villegas, pria yang mengaku ahli nujum dan berhasil meramalkan Donald Trump akan naik menjabat Presiden Amerika Serikat.
Terkenal pula seorang fisikawan asal Prancis bernama Michel de Nostredame atau dikenal sebagai Nostradamus yang hidup pada 1503 – 1566. Semasa hidupnya,
Nostradamus telah mencetuskan sejumlah ramalan tentang masa depan, dan beberapa di antaranya dianggap menjadi kenyataan, seperti Kebakaran Besar London 1666 hingga serangan teror 11 September 2001.
Selain Villegas dan Nostradamus, masih banyak tokoh lain yang kiranya berhasil meramalkan kejadian di masa depan, jauh sebelum peristiwa itu terjadi.
Berikut, 5 ramalan yang jadi nyata, dirangkum dari Wonderlist.com.
Tenggelamnya Kapal Titanic
Pada 1898, seorang penulis asal Amerika Serikat bernama Morgan Robertson menerbitkan novel berjudul Futility atau The Wreck of the Titan. Pada novel itu, ia nampak meramalkan bencana tenggelamnya RMS Titanic.
Karya literatur itu menceritakan sebuah kisah fiksi tentang sebuah kapal laut bernama SS Titan, yang tenggelam di Samudera Atlantik Utara setelah menabrak gunung es.
Empat belas tahun kemudian, pada 1912, kejadian serupa benar-benar terjadi yang ditandai dengan tenggelamnya Titanic yang menewaskan 1503 orang.
Uniknya adalah adanya sejumlah kesamaan antara SS Titan dengan RMS Titanic. Misalnya, ukuran dan kecepatan yang sama, keduanya diklaim 'tidak dapat tenggelam', sama-sama mempunyai jumlah sekoci yang minim, tenggelam di bulan yang sama yakni April, dan kedua kapal kehilangan hampir separuh awak serta penumpang kapal saat tenggelam.
Bahkan namanya terdengar hampir mirip, Titan dan Titanic.
Meskipun begitu, Robertson menyangkal semua dugaan publik yang menyebut bahwa dirinya merupakan seorang cenayang. Robertson berdalih bahwa kemiripan antara Titan dan Titanic tersebut terjadi karena sebatas kebetulan semata, dan akibat kegemarannya dalam dunia perkapalan.
Tetap saja, manuskrip Robertson mampu mengejutkan sejumlah orang.
Bom Atom
HG. Wellls, seorang penulis ternama atas karyanya yang berjudul War of the Worlds, dilaporkan telah memprediksikan perisitiwa bom Hiroshima dan Nagasaki 31 tahun lebih awal sebelum perisitiwa sebenarnya terjadi.
Dalam salah satu novelnya yang berjudul The World Set Free yang ditulis pada 1913 dan terbit pada 1914, Wells mengimajinasikan sebuah alat peledak berbasis uranium yang mampu meledak secara luar biasa.
Padahal, sang penulis tak memiliki latar belakang pengetahuan di bidang persenjataan nuklir maupun bidang radioaktif. Ia bahkan tak memiliki informasi yang mumpuni untuk mampu memprediksi radioaktif dapat dimanfaatkan sebagai senjata pemusnah massal di kemudian hari.