AIR merupakan Hak dasar setiap warga di Banda Aceh dan element penting dalam beribadah. Persoalan keterdesediaan air bersih sudah menjadi persoalan akut menahun yang tak kunjung selesai, warga dipaksa menggunakan air yang tidak layak pakai (berbau dan keruh) atau merogoh uang tambahan dari anggaran belanja rumah tangga untuk membeli air bersih, tetapi juga harus membayar Rp 25 ribu biaya beban untuk sebuah pipa kosong yang kering, seperti penuturan salah seorang warga Banda Aceh di Gampong Jeulingke.
ini situasi yang memperihatinkan dan butuh perhatian khusus, PDAM Tirta Daroy harus berinisiatif meringankan penderitaan Warga dengan membagikan distribusi Air secara gratis untuk mengurangi beban warga dalam membeli Air.
PDAM Tirta Daroy juga harus gencar memberikan informasi kepada Publik terkait persoalan kelangkaan air bersih, publik tidak boleh ditinggal dalam ketidaktahuan selama berbulan-bulan tanpa ada pertanggung jawaban dan penjelaskan yang memuaskan. banyak aktivitas warga menjadi terganggu oleh kelangkaan air ini, termasuk dalam Ibadah. berapa banyak warga tidak bisa pergi shalat Jumat jika tidak punya air untuk mandi Junub? Pelajar akan kehilangan semangat untuk pergi sekolah karena tidak bisa mandi atau ibu rumah tangga yang kesulitan membagi uang belanja untuk membeli air bersih.