JANTHO – Kalangan masyarakat yang terdiri dari jamaah ratep seribee, pegiat sejarah dan para keturunan Sultan Aceh menggelar peringatan 277 tahun Sultan Alaiddin Ahmadsyah atau dikenal dengan Maharajalela. Salah satu sultan Aceh yang memiliki jasa besar dalam peradaban Islam Asia Tenggara.
Acara dilaksanakan pada Senin (24/4) di komplek makam Maharajela, Gampong Siron, Blangbintang, Aceh Besar.
Nama Maharajalela begitu tersohor di Malaysia dan Brunei Darussalam. Hal ini ditandai dengan tercantumnya Maharajalela sebagai nama jalan di Kuala Lumpur, Malaysia dan Brunei Darussalam. Namun disayangkan tidak ada satu nama jalan pun di Aceh yang dinamai dengan Maharajalela.
Tgk Bustami Mahmud selaku ketua panitia mengusulkan agar jalan di depan makam Maharajela di wilayah Siron persis di depan kuburan massal korban Tsunami Aceh dan sepanjang jalan sampai ke Bandara Sultan Iskandar Muda, agar dinamakan dengan jalan Maharajalela.
