JAKARTA Gerakan Mahasiswa Indonesia Peduli Patani (GEMPITA) gelar aksi mendesak Pemerintah Thailand untuk menghentikan diskriminasi yang dilakukan terhadap kaum muslim Patani (Thailand Selatan). Aksi kali ini diadakan di Car Free Day, bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Indonesia, 23 April 2017.
Aksi ini terkait kejadian penembakan keatas dua orang mahasiswa Patani (Thailand Selatan) yang selesai kuliah di Indonesia, yaitu Ismail Hama dan Hasan Husen, penembakan ini terjadi di Daerah Resak Provensi Narathiwat pada Rabu (29/03).
Kordinatur Asiansi GEMPITA, Aiman Bin Ahmad, mengatakan, GEMPITA juga membicarakan konflik yang terbaru di Patani (Thailand Selatan), terjadinya 40 serangan penembakan dan ledakan bom di Patani (Thailand Selatan) yang mencakupi Profensi Patani, Profensi Narathiwat dan Provensi Yala pada Jumat (07/04).
Paling terbaru, kata dia, adalah 14 serangan penembakan dan ledakan bom yang terbaru di Patani (Thailand Selatan) yang mencakupi Provensi Patani, Profensi Narathiwat dan Profensi Songkla pada Rabu (19/04).