KRUENG RAYA – Kompleks situs Benteng Indrapatra terkesan mulai dilupakan. Ini terlihat dari akses jalan yang buruk dan minimnya fasilitas penunjang wisata di lokasi tersebut.
Padahal, di kawasan kompleks ini terdapat lima struktur bangunan penting yang pernah menjadi sentra pertahanan militer di masa kejayaannya. Apa saja bangunan itu?
1. Benteng Utama Indrapatra
Benteng Indrapatra berada di Gampong Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar, situs ini memiliki luas sekitar 70×70 meter dengan ketinggian 4 meter dan ketebalan sekitar 2 meter.
Situs ini sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya yang patut dilindungi oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh wilayah provinsi Aceh dan Sumatera Utara sejak lama. Situs ini memiliki tiga bangunan utama di dalamnya yaitu sumur tua berkubah, dan bangunan utama yang hanya tersisa puing-puing di tengahnya.
Situs yang disebut-sebut benteng ini juga memiliki tiga lubang pengintai yang dua diantaranya menghadap ke arah Selat Malaka. Diduga, situs ini pernah menjadi pusat pertahanan armada laut kerajaan dan pos pengamat jalur lintas internasional di kawasan tersebut.
Sebelumnya situs ini diindentifikasi sebagai bangunan peninggalan Lamuri yang bersentuhan budaya Hindu-Budha. Namun, penelitian teranyar membantah pernyataan tersebut. Deddy Satria, arkeolog alumni Universitas Gajah Mada menyebutkan struktur bangunan Indrapatra lebih identik dengan gaya Turki Othman.
Ini bisa dilihat dengan adanya sumur berkubah, bangunan tengah benteng yang memungkinkan sebagai pusat peribadatan, kanal air selebar 2 meter yang mengelilingi benteng, serta bahan-bahan yang dipergunakan untuk membuat bangunan.
2. Benteng Sayap Barat
Bangunan ini terpaut selemparan batu dengan situs utama benteng Indrapatra. Berada di sayap kanan, bangunan yang luasnya sedikit lebih kecil dibandingkan Indrapatra tersebut disebutkan berhubungan dengan bangunan utama benteng Indrapatra.
Bangunan ini berfungsi sebagai benteng pertahanan. Hal ini dibuktikan dengan adanya lubang-lubang di sisi bangunan atas. Lubang-lubang itu dibuat sedemikian rupa sebagai tempat meriam melepaskan pelurunya.