Bulan Rajab sebagai bulan haram yang diiringi oleh berbagai kelebihan dan kemuliaan. Namun menurut pendapat ulama amaliah yang dikerjakan di bulan Rajab tidak ditemukan nash berupa hadist yang sahih yang menyebutkan fadhilah maupun kelebihan beribadah pada bulan itu.
Salah satunya sebagaimana yang berkaitan dengan hukum puasa sunah pada Rajab, ini dipaparkan sendiri oleh Imam An-Nawawi, beliau menyatakan Memang benar tidak satupun ditemukan hadits shahih mengenai puasa Rajab, namun telah jelas dan shahih riwayat bahwa Rasul saw menyukai puasa dan memperbanyak ibadah di bulan haram, dan Rajab adalah salah satu dari bulan haram, maka selama tak ada pelarangan khusus puasa dan ibadah di bulan Rajab, maka tak ada satu kekuatan untuk melarang puasa Rajab dan ibadah lainnya di bulan Rajab (Syarh Nawawi ala Shahih Muslim)
Di antara beberapa hadis yang menerangkan keutamaan, kelebihan dan kekhususan puasa bulan Rajab yaitu:”Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari, maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim, bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga, dan bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan.”
Dalam hadist yang lain dan diriwayatkan oleh Imam al-Thabarani dari Sa'id bin Rasyid,berbunyi: Barangsiapa berpuasa sehari di bulan Rajab, maka ia laksana berpuasa setahun, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu-pintu neraka jahanam, bila puasa 8 hari dibukakan untuknya 8 pintu surga, bila puasa 10 hari, Allah akan mengabulkan semua permintaannya…..”
Di samping itu ada juga riwayat lain secara mursal oleh Abul Fath dari al-Hasan, Rasulullah Saw berkata: “Rajab itu bulannya Allah, Sya'ban bulanku, dan Ramadan bulannya umatku.”. Terdapat juga sabda Rasulullah SAW lainnya seputaran kelebihan bulan rajab terhadap mereka yang memperbanyak shalawat kepada baginda nabi Muhammad Saw dengan bunyinya : Pada malam miraj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: Wahai Jibril untuk siapakan sungai ini ?Maka berkata Jibrilb a.s.: Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca salawat untuk engkau di bulan Rajab ini.