TAPAKTUAN – Meskipun tahapan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan periode 2018-2023 baru berlangsung pada pertengahan Agustus 2017, tetapi suhu politik di negeri Bumi Teuku Cut Ali mulai menghangat.
Kalangan politikus dan pemerhati politik mulai membincangkan di warung-warung kopi, baik seputaran Kota Tapaktuan maupun di kecamatan-kecamatan, tentang nama-nama tokoh yang diperkirakan akan meramaikan kontes demokrasi Aceh Selatan.
Informasi dihimpun wartawan, Selasa, 14 Maret 2017, ada sejumlah nama yang diperkirakan akan maju sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan pada Pilkada 2018. Di antaranya, H. Mirwan, pengusaha sukses asal Labuhanhaji yang masih berusia muda berdomisili di Jakarta. Ia sudah lama mengikrarkan diri akan maju sebagai bakal calon bupati dalam Pilkada Aceh Selatan 2018.
Untuk mewujudkan keinginannya tersebut, sejak tahun 2016, H. Mirwan sering pulang kampung dari Jakarta untuk menyosialisasikan dirinya kepada masyarakat. Ia sering menghadiri acara-acara besar keagamaan yang digelar masyarakat di Aceh Selatan. Termasuk mengunjungi warga yang mengalami musibah, seperti saat kejadian kebakaran di Kecamatan Bakongan baru-baru ini.
Selanjutnya, santer disebut-sebut maju sebagai bakal calon bupati adalah anggota DPRA dari Partai Golkar Letkol. Inf. (Purn.) Muhammad Saleh, S.Pdi. Rival utama Bupati H.T. Sama Indra, S.H., dalam Pilkada 2013 lalu ini, secara terang-terangan telah mengutarakan keinginannya untuk maju kembali merebut kursi Aceh Selatan-1 pada 2018.
Ada pula nama mantan Panglima KPA/PA Aceh Selatan, Panglima Agen, dan mantan Bupati Aceh Selatan Tgk. Husin Yusuf, serta mantan anggota DPRK Aceh Selatan dari Partai Aceh Zirhan. Bahkan, anggota DPRK Aceh Selatan dari Fraksi Demokrat H. Ramli Djaf juga sudah mulai mendeklarasikan diri untuk maju.
Menariknya, di tengah tampuk kepemimpinan Aceh Selatan sedang dipegang putra asli Kecamatan Meukek, yakni T. Sama Indra, yang juga telah mendeklarasikan diri maju kembali, muncul pula tiga nama lain dari Kecamatan Meukek yang akan bertarung pada Pilkada 2018.