BANDA ACEH – Ketua Partai Nasional Aceh (PNA), Irwansyah alias Muksalmina, menyayangkan sikap kepolisian yang tidak mengawal ambulans korban penembakan orang tak dikenal ke RSUZA Banda Aceh. Menurutnya, Juman, merupakan korban sekaligus saksi kunci kasus penembakan di Peunaron Baru, Aceh Timur, yang seharusnya mendapat perlindungan penuh dari kepolisian.
“Agak sedikit aneh ketika saya melihat korban yang seharusnya didampingi, dan juga korban itu 'kan saksi kunci untuk mengungkapkan siapa pelaku sebenarnya,” kata Irwansyah di RSUZA Banda Aceh, Minggu, 5 Maret 2017.
Dia mengkhawatirkan keselamatan korban yang sekaligus saksi kunci kasus penembakan tersebut. “Resikonya ketika korban yang dibawa dari Aceh Timur ke Banda Aceh, yang pelaku itu tahu korban tidak meninggal, tidak berhasil dilumpuhkan. Bisa saja dilumpuhkan di tengah jalan dan saksi kunci itu bisa hilang,” kata Irwansyah.