JAKARTA — Sejumlah anggota keluarga dan delegasi Raja Salman berkesempatan mengikuti shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jumat (3/3). Tampil sebagai khatib adalah Ketua Dewan Penasehat Nusantara Mengaji Dr KH Ahsin Sakho Muhammad al-Hafiz.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Ahsin yang pernah menjabat sebagai rektor Institut Ilmu Alquran (IIQ) Jakarta menyampaikan khutbah berbahasa Arab dengan beberapa poin penting tentang kondisi dunia Islam dan prinsip-prinsip dasar agama Islam. Ulama kelahiran Cirebon, Jawa Barat ini mengemukakan saat ini dunia Islam masih dirundung berbagai macam cobaan. Perseteruan, pergolakan, dan peperangan antarsesama masih terus berlangsung di beberapa negara.
Sungguh dahsyat akibat dan ekses yang ditimbulkan dari peperangan ini. Ratusan ribu manusia meninggal di medan perang, kata penyebat gelar doktoral dengan yudisium mumtaz syaraful ula (cumlaude) Universitas Islam, Madinah pada 1989 ini dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Sabtu (4/3).
Menurut Kiai Ahsin yang merupakan pakar ilmu qiraat satu-satunya di Indonesia ini, apa yang terjadi di dunia Islam saat ini jauh dari watak agama Islam yang rahmatan lil alamin, penebar rahmat bagi seluruh alam. Dia menyebutkan pada masa lalu, kaum Muslimin juga mengalami kejadian yang serupa, bahkan sangat dahsyat. Menghadapi persoalan internal dan eksternal. Namun, umat Islam kembali bangkit dan menjadi masyarakat yang diperhitungkan dalam percaturan dunia.