TAPAKTUAN – Jelang berlangsungnya pilkada gubernur dan wakil gubernur Aceh Rabu, 15 Februari 2017, KIP Aceh Selatan menggelar simulasi pemungutan suara di 18 kecamatan.
Simulasi yang melibatkan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan perwakilan masyarakat tersebut turut disaksikan langsung pihak Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) dan pejabat masing-masing Muspika.
Pantauan di lapangan, puluhan masyarakat di masing-masing kecamatan sangat antusias menyaksikan simulasi tersebut. Karena pihak penyelenggara pemilu turut serta mempraktikkan atau menunjukkan contoh-contoh kasus yang membolehkan bagi warga masyarakat tertentu untuk memberikan hak suaranya, meskipun hanya dengan menunjukkan E-KTP. Ada juga contoh kasus yang mengharuskan masyarakat tersebut tidak boleh memberikan hak suara sama sekali.
Kegiatan ini diawali dengan acara bimbingan teknis rekapitulasi dan perhitungan suara terhadap petugas KPPS dan PPS yang dilaksanakan oleh pihak PPK di masing-masing kecamatan selama tiga hari sejak Kamis hingga Sabtu 9-11 Februari 2017. Namun di sela-sela bimtek tersebut, KIP Aceh Selatan menyisipkan kegiatan simulasi pemungutan suara yang melibatkan petugas KPPS dan perwakilan masyarakat, kata salah seorang komisioner KIP Aceh Selatan, Saiful Bismi, di Tapaktuan, Sabtu, 11 Februari 2017.