MEUREUDU – Melihat fenomena para generasi saat ini dengan arus globalisasi yang kian mengancam moral dan aqidah generasi muda, Tastafi Pidie Jaya menyingkapinya dengan memasukkan pemahaman keagamaan dengan pendekatan berbasis kedayahan dalam bingkai “Mendayahkan Sekolah Dalam Bingkai Aswaja” ke dunia pendidikan baik SMA maupun SMP”.
“Kami melihat fenomena generasi penerus di kalangan remaja yang kian minim pemahaman agamanya khususnya mereka belajar di bangku SMP dan SMA, kami berusaha untuk mewarnai mereka dalam bingkai kedayahan dalam pemahaman agama,” kata Teungku Ikhwani Daud Syah, MA selaku Sekretaris TASTAFI Pidie Jaya, Selasa, 7 Februari 2017.
Ia menyebutkan ide ini merupakan saran dari ulama dan cendekiawan di daerah ini untuk mewarnai para remajanya di kalangan pelajar.
“Ide ini sudah lama kami musyawarahkan dengan kalangan ulama dan dinas terkait dan mendapat respon sangat positif,” kata ulama muda di Pijay ini.