TERKINI
NEWS

Kata Kepala BPJS Lhokseumawe Soal PKS Dengan RS Kasih Ibu

LHOKSEUMAWE - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Lhokseumawe menyatakan salah satu faktor belum dilanjutkan kerja sama dengan Rumah Sakit Kasih Ibu adalah terkait…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

LHOKSEUMAWE – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Lhokseumawe menyatakan salah satu faktor belum dilanjutkan kerja sama dengan Rumah Sakit Kasih Ibu adalah terkait dokumen.

“Benar, salah satu alasan hingga saat ini belum kita lakukan perpanjangan kontrak dengan Rumah Sakit Kasih Ibu adalah terkait dokumen. Namun, tidak bisa saya sampaikan secara rinci di sini. Saya memohon maaf,” kata Kepala BPJS Cabang Lhokseumawe, dr. Yasmine Remadhana Harahap menjawab pertanyaan para wartawan di sela-sela launching aplikasi mobile skrining di Hotel Diana, Lhokseumawe, Rabu, 1 Februari 2017.

Yasmine menyebut setiap hal yang melanggar ketentuan pastinya akan ada sanksi. “Terkait belum memperpanjang kerja sama dengan pihak RS Kasih Ibu, kita juga sudah melaporkan masalah tersebut ke BPJS Regional Medan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, BPJS hanya melakukan Pemutusan Kontrak Sementara (PKS) dengan RS Kasih Ibu. “RS Kasih Ibu habis kontraknya 31 Desember 2016. Saat habis, kita lakukan PKS sebab harus dilakukan evaluasi-evaluasi terlebih dahulu,” kata Yasmine.

“Ada beberapa komitmen yang mereka harus penuhi. Saya tidak bisa buka di sini. Apalagi kan kita tahu selama ini banyak keluhan, mungkin salah satunya terkait pelayanan. Kita minta komitmen dari mereka dulu, yang penting kita kerja sama ini kan win- win. Secara terbuka dengan ‘tidak ada dusta di antara kita’, kan seperti itu,” ujar dia lagi.

Ia menambahkan, pihaknya akan menilai RS Kasih Ibu setelah proses evaluasi. “Kita juga melihat kejadian-kejadian apa selama ini. Keluhan masuk sama kita pastinya akan dinilai. Kita menganggap mereka tidak penuhi selama ini. Selain administrasi yang lain juga ada,” kata Yasmine.

Sementara Direktur RS Kasih Ibu Lhokseumawe, dr. Herawati saat dikonfirmasi para wartawan, mengatakan, “Bukan hal-hal demikian. Kami sedang melakukan perbaikan dari setiap hal di rumah sakit termasuk akreditasinya, administrasi”.[]

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar