WASHINGTON — Otoritas AS tampaknya tidak membuang waktu untuk melaksanakan kebijakan Donald Trump untuk menghentikan laju kedatangan Muslim ke AS. Bahkan, wisatawan Muslim yang tiba di bandara AS beberapa jam usai penandatanganan telah ditahan.
New York Times melaporkan, petugas bandara sejak Jumat (27/1) dini hari sudah mulai menahan wisatawan, dengan beberapa di antaranya sudah memesan penerbangan sebelum Trump mengumumkan perintah penutupan perbatasan. Perintah itu sendiri mengharuskan penundaan masuknya semua pengungsi ke AS selama 120 hari.
Bahkan, khusus untuk pengungsi dari Suriah, mereka ditahan tanpa batasan waktu atau sampai Trump benar-benar merasa mereka bukan lagi ancaman. Selain Suriah, ada wisatawan dari tujuh negara mayoritas Muslim seperti Irak, Iran, Sudan, Libya, Somalia dan Yaman, yang menerima penahanan selama 90 hari.