JAKARTA – Indonesia mengirim bantuan sebanyak 10 kontainer yang berisi mie instan, tepung gandum, makanan balita, dan sarung ke Rhakine State, yang merupakan tempat asal warga Rohingya.
Dalam sambutan penyerahan bantuan pada Sabtu (21/1/2017), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan, secara bilateral maupun melalui ASEAN, Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk membantu pembangunan inklusif di Myanmar.
“Indonesia memilih untuk mengambil langkah konstruktif membantu Myanmar dalam menciptakan perdamaian, stabilitas dan pembangunan di Rakhine State,” kata Retno melalui keterangan tertulis, Minggu (22/1/2016).
Presiden Joko Widodo telah melepas secara langsung pengiriman bantuan tersebut dari pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis (29/12/2016) lalu.
Retno berharap, bantuan yang diberikan dapat dinikmati oleh seluruh komunitas di Rakhine State, khususnya komunitas Muslim.
Pada kesempatan itu, Retno menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus membantu Myanmar dalam jangka menengah dan panjang. Khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, kewirausahaan, serta demokrasi dan tata kelola pemerintahan.
“Indonesia berharap bantuan ini dapat membantu menciptakan kondisi kondusif bagi perdamaian dan stabilitas yang sangat dibutuhkan untuk pembangunan inklusif di Myanmar, khususnya Rakhine State,” ujar Retno.