TERKINI
NEWS

30 Petugas Damkar Tewas saat Padamkan Api di Gedung Ikonik Iran

TEHERAN - Gedung ikonik di Iran, Plasco, terbakar hebat. Si jago merah tak hanya menghanguskan bangunan tinggi itu, tetapi kini juga sudah memakan korban. Sedikitnya…

ZAHRATIL AINIAH Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 521×

TEHERAN Gedung ikonik di Iran, Plasco, terbakar hebat. Si jago merah tak hanya menghanguskan bangunan tinggi itu, tetapi kini juga sudah memakan korban. Sedikitnya 30 petugas pemadam kebakaran (damkar) dilaporkan tewas saat berupaya menjinakkan api yang menyala-nyala tak terkendali.

Selain itu, 75 warga lainnya juga terluka. Jumlah ini bertambah dibandingkan berita sebelumnya yang menyebut korban luka-luka ada 38 orang.

Melansir Time, Kamis (19/1/2017), petugas damkar berjuang melawan kobaran api selama berjam-jam. Sementara polisi terus menghalangi para pedagang dan warga lain yang ingin kembali ke dalam gedung untuk menyelamatkan barang berharga mereka.

Bangunan itu runtuh dalam hitungan detik setelah api menyambar. Momen ini terekam oleh kamera stasiun televisi lokal yang pada saat kejadian jurnalisnya tengah membawakan siaran langsung.

Dalam rekaman terlihat bahwa bangunan itu roboh satu per satu. Puing-puingnya jatuh sangat dekat dengan seorang petugas damkar yang sedang bertengger di tangga sambil menyemprot air ke titik api.

Asap tebal berwarna kecoklatan juga membumbung tinggi ke atas sebagai hasil dari debuman bangunan yang roboh tersebut. Para pedagang yang melihatnya semakin putus asa dan meratap.

Juru bicara Dinas Damkar setempat, Jalal Maleki mengungkap, kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 08.00 waktu setempat. Sedikitnya 10 dinas damkar yang dipanggil untuk membantu proses pemadaman api di bangunan setinggi 17 tingkat tersebut. Bahkan, pemerintah juga mengerahkan unit tanggap bencana dari kesatuan militer Iran sebagai bala bantuan tambahan.

Lokasi kebakaran terbilang dekat dengan sejumlah kantor kedutaan besar, di antaranya adalah Kedubes Turki. Meskipun tidak ditemukan dampak kerusakan akibat kebakaran di sebelahnya, seluruh staf tetap diungsikan sebagai tindak pencegahan.

Gedung Plasco dibangun oleh pengusaha Iran berdarah Yahudi, Habib Elghanian, pada dekade 1960. Nama Plasco diberikan sesuai nama pabrik pembuatan plastik yang dimiliki Elghanian. Saat itu, Gedung Plasco adalah bangunan tertinggi di Iran.

Elghanian diadili atas dakwaan spionase dan dieksekusi mati pada 9 Mei 1979 usai Revolusi Iran. Pengadilan dan hukuman mati atas Elghanian membuat banyak anggota komunitas Yahudi di Iran melarikan diri.[] Sumber: okezone.com

ZAHRATIL AINIAH
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar