LHOKSUKON Masyarakat Gampong Glumpang, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara memblokir jalan lintas desanya yang berkubang sejak sebulan terakhir. Saat ini jalan tanpa aspal itu hanya dapat dilalui sepeda motor dan becak mesin.
Terdapat 11 titik jalan berkubang di desa kami. Sementara jalan rusak mencapai 3 kilometer, mulai dari Gampong Asan Krueng Kreh, Gampong Bungong, hingga Simpang Gampong Rayeuk Pange, kata Nurdin, 50 tahun, warga Gampong Glumpang saat ditemui portalsatu.com, Selasa 24 November 2015.
Menurutnya, sejak ia kecil jalan tersebut memang belum pernah diaspal. Untuk pengerasan sudah dilakukan dua kali, namun tidak maksimal karena kembali rusak dan berkubang. Kondisi kubangan terparah terdapat di lokasi pemblokiran, tepat di depan PAUD Terpadu Mudi Mekar.
Sudah ramai warga yang jatuh dalam kubangan saat mengendarai sepeda motor, terlebih saat hujan karena jalan licin dan becek. Ada ibu yang membonceng anaknya terjatuh usai pulang dari pesta. Ada juga pelajar yang hendak ke sekolah jatuh hingga seragamnya kotor dan berlumpur. Bahkan kemarin (Senin), mobil pengantin pun pernah nyangkut di lokasi, alhasil pengantin terpaksa berjalan kaki ke lokasi pesta, beber Nurdin.
Hal itu dibenarkan M Nasir, 35 tahun, warga yang sama. Dikatakan, masyarakat memblokir jalan tersebut agar kubangan tidak semakin parah dan membesar. Sejak sebulan terakhir jalan itu tidak dapat lagi dlintasi mobil atau truk.