TERKINI
NEWS

TA Khalid: Masyarakat Tamiang tak Perlu Takut dengan Partai Aceh

TAMIANG - Kemampuan seorang kepala daerah dalam melakukan komunikasi politik dinilai sangat penting untuk membangun sebuah kabupaten atau provinsi. Seorang pemimpin yang pintar dalam lobi-lobi…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.4K×

TAMIANG – Kemampuan seorang kepala daerah dalam melakukan komunikasi politik dinilai sangat penting untuk membangun sebuah kabupaten atau provinsi. Seorang pemimpin yang pintar dalam lobi-lobi politik juga dinilai sangat penting untuk kondisi negara, yang saat ini belum memiliki sistem yang baik.

Demikian disampaikan calon Wakil Gubernur Aceh, TA Khalid, saat memenuhi undangan di Sukaramai Dua, Kecamatan Seuruwe, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat, 13 Januari 2017. Turut hadir di lokasi, calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ir Rusman-M. Ichsan.

“Negara kita belum tersistem dengan baik, maka negara kita masih dalam tahapan lobi. Bagaimana kemampuan kepala daerah melobi anggaran nasional, agar proyek nasional, kegiatan kita di Tamiang bisa masuk uang nasional,” ujar TA Khalid.

Agar hal itu bisa dilakukan, menurut TA Khalid, maka diperlukan kualitas komunikasi kemampuan seorang kepala daerah dalam meyakinkan pihak nasional dan provinsi. 

Di sisi lain, TA Khalid juga meyakinkan masyarakat di Aceh Tamiang agar tidak perlu takut dengan keberadaan partai lokal. Menurutnya partai lokal–dalam hal ini Partai Aceh– hanya ada di Aceh. “Ini kebanggaan kita bersama,” kata TA Khalid.

Ketua Gerindra Aceh ini juga menyebutkan, Prabowo Subianto turut mem-backup dan bekerjasama dengan Partai Aceh karena berdasarkan beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah karena keinginan Partai Aceh yang lahir dari sebuah perjuangan panjang, dan agar Aceh tidak konflik lagi.

“Prabowo sepakat mem-backup Partai Aceh, bekerjasama dengan Partai Aceh, agar Partai Aceh tetap besar di Aceh, Gerindra besar di Indonesia. Dengan harapan kolaborasi kepentingan lokal dan Indonesia, insya Allah menjadi perubahan untuk Aceh,” kata TA Khalid.

Dia juga memaparkan alasan lain kenapa pihaknya mendukung Partai Aceh. Salah satu alasannya adalah untuk menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia, termasuk Aceh, seperti yang dicantumkan dalam pembukaan UUD 1945.

Selain itu, Gerakan Aceh Merdeka (GAM) juga sepakat berdamai di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jika diberikan kewenangan untuk memimpin Aceh.

“Insya Allah, bila kewenangan ini kita dapatkan akan membawa perubahan untuk Aceh,” ujarnya.

Mantan anggota DPRK Lhokseumawe ini juga menyebutkan, sehebat apapun seorang pemimpin yang memimpin negeri ini tidak akan mampu membangun jika daerah tersebut tidak aman. Karenanya, faktor keamanan juga dinilai penting untuk kemajuan sebuah daerah.

“Alhamdulillah dengan proses damai (GAM-RI) membuat Aceh aman. Ini ada kewenangan-kewenangan yang sedang kita rajut, agar kita bisa menata diri sendiri dalam bingkai NKRI. Karena itu pak Prabowo meminta dan memerintahkan saya sebagai Ketua Gerindra untuk berkomunikasi terus menerus dengan Partai Aceh dan partai lainnya, untuk sama-sama membangun Aceh dengan Partai Aceh,” katanya.[]

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar