BANDA ACEH – Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan helikopter AW 139 bersama tim untuk memperkuat pencarian dua wisatawan yang dilaporkan hilang di Pulau Banyak, Aceh Singkil, Provinsi Aceh.
Kepala Kantor SAR Banda Aceh Suyatno di Meulaboh, Kamis, mengatakan, helikopter Basarnas tersebut akan memperluas jangkauan pencarian pulau terluar Sumatera di kawasan ditemukan tanda-tanda terakhir keberadaan dua korban itu.
“Helikopter itu dari Basarnas khusus untuk memperluas pencarian, kita coba yakinkan pencarian sampai pulau-pulau lain. Pencarian juga sudah lebih awal dilakukan di darat dan laut,” katanya.
Kedua Warga Negara Asing (WNA) yang dilaporkan hilang, yakni atas nama Yvan Ghislain Nico Meers (36) laki-laki asal warga Negara Belgia dan pasangannya Lina Kall (31) perempuan warga negara Jerman.
Keduanya masuk ke Indonesia pada 24 Desember 2016 dan belum tercatat telah keluar dari Indonesia, padahal mereka seharusnya kembali ke Frankfurt 1 Januari 2017. Keduanya dilaporkan hilang setelah komunikasi terakhir dengan keluarga dari Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Sungkil.
Suyatno menjelaskan, pencarian hari ke enam sejak dimulai pada Jumat (6/1), belum ada perkembangan petunjuk lain yang mendukung sehingga pencarian hanya diperluas di kawasan pulau-pulau kecil yang berada di kawasan itu.