TERKINI
NEWS

Jadwal Debat Cabup-Wabup Pidie Molor Hampir Dua Jam, Kenapa?

SIGLI - Debat publik calon Bupati-Wakil Bupati Pidie yang diselenggarakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie, Selasa, 10 Januari 2017, molor hampir dua jam dari…

MURTI ALI LINGGA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 982×

SIGLI – Debat publik calon Bupati-Wakil Bupati Pidie yang diselenggarakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie, Selasa, 10 Januari 2017, molor hampir dua jam dari jadwal.

Berdasarkan undangan yang diedarkan KIP kepada para kandidat dan tokoh masyarakat, jadwal debat dimulai pukul 08:30 WIB.

Saat berita ini diturunkan, di Aula Lantai 3 Hotel Grand Blang Asan Sigli tempat acara dilaksanakan, para undangan tampak sudah memenuhi ruangan. Namun acara debat belum dimulai. Bahkan ketiga pasang kandidat belum terlihat di kursi yang telah disediakan.

Pantauan portalsatu.com, di luar ruangan, banyak warga yang diduga pendukung dari para kandidat. Mereka tidak diizinkan masuk karena tak mengantongi undangan.

“Kami tidak tahu, kenapa belum dimulai, padahal jarum jam sudah bergeser dua jam dari jadwal yang ditetapkan,” kata Rahmad, salah seorang undangan sembari menunjukkan jarum jam tanganya sudah pukul 10:20 WIB.

Belakangan diketahui, molornya acara disebabkan adanya protes, karena ada pendukung kadidat menggunakan atribut partai. Padahal dalam technical meeting sudah disepakati untuk tidak menggunakan aribut, kecuali pasangan calon.

Kondisi itu menuai protes, sehingga rapat negosiasi dilakukan KIP dengan para kandidat. Dalam negosiasi sejenak antara KIP dengan dua tim yang protes, yakni kubu kandidat Sarjani Abdullah – M. Iriawan dengan kubu Roni Ahmad – Fadhlullah.

Ketua Panwaslih Pidie, Saed Husen mengumumkan kepada undangan untuk tidak menggunakan peci merah dan peci hitam sesuai kesepakatan bersama beberapa saat lalu.

Namun hal itu juga tidak digubris para pendukung yang sudah menggunakan peci merah dan hitam.[]

MURTI ALI LINGGA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar