TERKINI
HEALTH

Imam Mahdi Dibai’ah oleh Nabi Isa, Benarkah? (V)

SAAT dunia hampir kiamat, dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa nantinya ketika Nabi Isa telah turun kembali di akhir zaman, dikabarkan jika beliau akan salat di…

HELMI SUARDI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 4.8K×

SAAT dunia hampir kiamat, dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa nantinya ketika Nabi Isa telah turun kembali di akhir zaman, dikabarkan jika beliau akan salat di belakang Imam Mahdi. Yakni menjadi makmumnya.

Saat itu antara Isa dengan Imam Mahdi saling beradu argumen untuk jadi Imam. Isa menyuruh Imam Mahdi juga sebaliknya. Alhasil Imam Mahdi jadi Imam sedangkan Isa jadi makmum. Hal ini di sebutkan dalam sebuah riwayat dari Jabir bin ’Abdillah, Nabi Saw bersabda:Sekelompok dari umatku ada yang akan terus membela kebenaran hingga hari kiamat. Menjelang hari kiamat turunlah ’Isa bin Maryam. Kemudian pemimpin umat Islam saat itu berkata, ”(Wahai Nabi Isa), pimpinlah shalat bersama kami.” Nabi ’Isa pun menjawab, ”Tidak. Sesungguhnya sudah ada di antara kalian yang pantas menjadi imam (pemimpin). Sungguh, Allah telah memuliakan umat ini.”

Hadist di atas didukung pula oleh hadist lain, bunyinya: “Bagaimana kalian jika ’Isa bin Maryam turun di tengah-tengah kalian dan imam kalian dari kalangan kalian sendiri?” (HR. Muttafun ‘alaih)

Sebagaian ulama seperti Abu Dzar Al Harawiy, dari Al Jauzaqi dan lainnya menyebutkan bahwa makna “Imamukum minkum” (Imam kalian adalah dari kalian sendiri), yaitu imam tersebut berhukum dengan Alquran dan bukan dengan Injil. Argumen ini disokong pula oleh pendapat Ibnu At Tiin, beliau mengatakan, ”Makna ”Imamukum minkum” (Imam kalian adalah dari kalian sendiri), yaitu bahwa syari’at Nabi Muhammad itu akan terus dipakai hingga hari kiamat.”

Berdasarkan pembahasan di atas dapat diambil natijah (kesimpulan)nya bahwa Imam Mahdi sebagai imam (pemimpin) kaum muslimin ketika itu. Termasuk pula Nabi Isa ’alaihis salam, beliau akan bermakmum di belakang Imam Mahdi. Beliau pun akan mengikuti syari’at Islam.

Masa Kekuasaan Imam Mahdi

“Imam Mahdi akan keluar di akhir umatku. (Pada masanya), Allah akan menurunkan hujan, akan menumbuhkan tanaman di muka bumi, harta akan dibagi secara merata. Binatang ternak akan semakin banyak, begitu juga umat akan bertambah besar. Imam Mahdi hidup selama 7 atau 8 tahun.”

Disebutkan dalam riwayat At Tirmidzi, “Imam Mahdi akan muncul di tengah-tengah umatku dan ia akan berkuasa selama lima, tujuh atau sembilan tahun.” Ada keraguan dari Zaid, salah seorang periwayat hadits ini.

Mengomentari hadist di atas, Syekh Al Mubarakfuri menjelaskan, terdapat riwayat dari Abu Sa’id Al Khudri dalam sunan Abu Daud, disebutkan Imam Mahdi itu akan berkuasa selama tujuh tahun. Mendukung hadist tersebut ada juga hadits Ummu Salamah disebutkan pula bahwa Imam Mahdi akan berkuasa selama tujuh tahun. Dapat disimpulkan bahwa tujuh tahun Imam Mahdi akan memimpin dunia ini di akhir zaman nantinya. Wallahualam bishawab.[]

HELMI SUARDI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar