TERKINI
NEWS

Pohon Kohler Ditebang, Koordinator ALIF: Bagaimana Bangsa Kita Mau Dihargai, Jika…

Dia mengatakan pohon geulumpang yang kemudian dikenal dengan sebutan pohon Kohler merupakan salah satu bukti keperkasaan prajurit Aceh. 

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 931×

BANDA ACEH – Koordinator Aceh Lamuri Foundation (ALIF), Mawardi Usman, mengaku sedih dengan penebangan pohon geuleumpang atau sterculia foetida di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Pasalnya pohon ini menjadi penanda lokasi tewasnya Jenderal Belanda, JHF Kohler pada 1873 lalu.

“Selama ini begitu bobrok kinerja pemerintah kita sehingga beratus situs yang seharusnya dilindungi, malah dengan semena-mena mereka perlalukan tak selayaknya,” ujar Mawardi kepada portalsatu.com dalam rilisnya, Minggu, 22 November 2015.

Dia mengatakan pohon geulumpang yang kemudian dikenal dengan sebutan pohon Kohler merupakan salah satu bukti keperkasaan prajurit Aceh. 

Sebagai catatan, Kohler adalah Jenderal Belanda yang tewas dalam pertempuran melawan pasukan Kerajaan Aceh Darussalam pada invasi pertama tahun 1873. Dia tewas lantaran terkena peluru penembak jitu pasukan Aceh. Pemerintah Hindia Belanda yang kemudian berhasil menguasai Banda Aceh kemudian menanam pohon geuleumpang untuk menjadi penanda lokasi gugurnya pahlawan mereka. Sementara bagi Aceh, pohon geulumpang tersebut menjadi pengingat sejarah kegigihan pasukan Kerajaan Aceh Darussalam dalam menghalau penjajah.

“Saya meminta agar pemerintah bertanggung jawab dan segera menanam kembali pohon tersebut. Bagaimana bangsa kita mau dihargai orang, jika kita sendiri tak pernah menghargainya,” katanya lagi.[]

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar