SABANG – Air di pantai itu terlihat hijau. Dikelilingi pepohonan dan berada di pulau kecil tak berpenghuni. Namanya Rubiah. Berada di sebelah barat kota Sabang, dan masuk kawasan Pulau Weh.
Rubiah merupakan taman laut yang sering dijadikan objek snorkeling dan diving. Banyak wisatawan asing bertandang kemari, seperti halnya Sabtu, 17 Desember 2016 kemarin.
Penamaan pulau ini merujuk kepada salah satu tokoh perempuan yang dimakamkan di sana: Cut Nyak Rubiah. “Ya, dasar nama pulaunya seperti itu karena ada makam Cut Nyak Rubiah disitu,” ujar Jamaluddin salah satu warga setempat kepada portalsatu.com.
Pulau Rubiah memiliki beberapa objek wisata alam yang mampu memanjakan pengunjung. Salah satunya adalah Taman Konservasi Bawah Laut. Snorkeling merupakan salah satu media agar bisa menikmati keindahan taman tersebut.
Namun, jangan kecewa jika Anda tak mahir berenang dan menyelam. Pasalnya disini juga disediakan perahu kaca, yang bagian bawah kapalnya menyajikan keindahan bawah laut Pulau Rubiah di kedalaman 10-15 meter. Para penyedia jasa biasanya membanderol Rp350 ribu untuk tujuh orang pelancong yang ingin menggunakan perahu kaca.