TERKINI
TAK BERKATEGORI

Beda SMA Banda Aceh dan Medan, Menurut Mahasiswa Program Doktor

MEDAN – Ada beberapa perbedaan antara sekolah menegah di Banda Aceh dan Kota Medan. Dari segi sarana dan prasarana, sekolah di Banda Aceh atau di…

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 2K×

MEDAN – Ada beberapa perbedaan antara sekolah menegah di Banda Aceh dan Kota Medan. Dari segi sarana dan prasarana, sekolah di Banda Aceh atau di Aceh jauh lebih memadai dibandingkan dengan yang ada di pusat propinsi Sumatra Utara ini.

Demikian kata Zahraini, M,Pd, Mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Medan (Unimed), setelah melakukan mini riset di SMA 5 Medan, dari September 2016 sampai Nopember 2016.

“Bangunan dan fasilitas atau sarana dan prasarana yang ada di sekolah Banda Aceh dan di kota lain di Aceh lebih bagus. Saya pernah melihat gedung SMA di Aceh Selatan lebih bagus dari SMA 5 ini,” kata Zahraini, mahasiswa program doktor asal Banda Aceh ini. Dibandingkan dengan jumlah murid yang banyak, kata Zahraini, SMA Negeri 5 Medan memiliki ruangan belajar yang kecil, tidak sesuai dengan jumlah muridnya.

Zahraini mengatakan, penelitian tersebut dilakukannya untuk mata kuliah Need Asessmen Dan Perencanaan Strategik, Perilaku Organisasi Lanjutan, dan Statistik Terapan. Mahasiswa, kata dia, diharapkan melakukan mini riset di sekolah tersebut sebagai prasyarat dari ketiga mata kuliah ini.

“Sekolah SMA Negeri 5 Medan memiliki 1624 orang, guru 90 orang. Sekolah ini berprestasi, ada tiga lemari besar di ruang tamu dipenuhi piala,” kata Zahraini yang merupakan dosen di STKIP Bina Bangsa Getsampena Banda Aceh yang tengah masa belajar ini.

Zahraini mengatakan, SMA yang didirikan pada 2 Februari 1986 ini pernah menjadi Induk Klaster Pendampingan Kurikulum 2013 yang ditetapkan oleh Direktorat Pendididkan Jakarta.

Sementara di bidang agama, kata Zahraini, sekira hampir setengah atau sepertiga dari murid SMA 5 Negeri Medan beragama selain Islam. Begitu juga para gurunya persentase sama, yakni, sekira sepertiga beragama selain Islam.

“Sekolah Menengah Atas di Banda Aceh hampir bisa dipastikan seratus persen muridnya beragama Islam, begitu juga para gurunya. Sementara Sekolah Menengah Atas di Kota Medan dan sekitarnya, lebih beragam, hampir sama jumlah muslim dengan lainnya,” kata Zahraini, di Unimed, 17 Desember 2016.[]

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar