TERKINI
EKBIS

Berkenalan dengan Ginella Massa, Presenter Cantik Berhijab Pertama di Kanada

Banyak hijabers muda yang tertarik berkecimpung di dunia jurnalistik. Bahkan beberapa di antaranya menjadi populer karena bekerja sebagai presenter televisi di negara-negara minoritas muslim. Sebut…

DREAM Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 786×

Banyak hijabers muda yang tertarik berkecimpung di dunia jurnalistik. Bahkan beberapa di antaranya menjadi populer karena bekerja sebagai presenter televisi di negara-negara minoritas muslim. Sebut saja Noor Tagouri yang menjadi pembawa berita televisi berhijab pertama di Amerika Serikat.

Hijabers lain yang mengikuti jejak Noor adalah Ginella Massa. Ginella dikabarkan sebagai pembawa berita televisi berhijab pertama di Kanada. Wanita asal Panama ini mengatakan kepada The New Arab bahwa ia merasa bangga bisa diakui sebagai presenter pertama yang mengenakan jilbab di Kanada.

“Rasanya menakjubkan untuk diakui sebagai yang pertama. Tapi aku juga malu,” aku Ginella jujur.

Ginella juga berhasil menunjukkan kalau Kanada merupakan negara yang penuh keragaman dan pluralisme dalam masyarakatnya. Ia berhasil membawa citra positif untuk wanita muslim Kanada khususnya yang mengenakan hijab.

Ginella ditempatkan sebagai presenter utama di stasiun televisi Kanada, CityNews. Wanita lulusan Communication Studies di York University itu mengaku bersyukur bisa bekerja sebagai presenter di CityNews. Selama bekerja di media tersebut, Ginella merasa selalu dihargai akan haknya dalam berpakaian tertutup.

“Aku benar-benar merasa bersyukur bisa bekerja untuk stasiun televisi ini yang mempekerjakan stafnya dari semua lapisan masyarakat, yang benar-benar mencerminkan keragaman masyarakat kita,” papar wanita yang terjun ke dunia jurnalistik sejak 2010 itu.

Ginella berharap kehadirannya sebagai presenter televisi bisa mengubah persepsi masyarakat Kanada tentang peran perempuan muslim di masyarakat. Tidak hanya itu, dengan menjadi presenter berhijab dan membawa nilai positif ia juga berharap bisa mengurangi penyerangan Islamophobia terhadap wanita muslim.

Seperti contohnya awal tahun ini, reporter berhijab asal Inggris, Fatima Manji, mendapatkan sikap kurang menyenangkan ketika sedang bekerja karena mengenakan jilbab. Melihat hal itu, Ginella merasa miris. Ia mengatakan jilbab adalah simbol keimanannya yang seharusnya tidak mempengaruhi persepsi orang lain tentang pekerjaan yang dilakukannya.

“Aku berharap orang-orang akan menyadari bahwa sepotong kain yang menutup kepalaku bukan berarti apa-apa dan tidak mempengaruhi penilaian terhadapku apakah aku wartawan yang baik atau tidak,” ujar wanita yang sebelumnya pernah bekerja di balik layar televisi seperti CTV, Newstalk 1010, hingga Rogers Television itu.

Sebelum terpilih menjadi presenter utama pada minggu lalu di CityNews, Ganella telah menjadi reporter televisi sejak awal 2015 lalu. Wanita yang besar di Toronto itu menuturkan pekerjaannya saat ini selalu didukung oleh sang ibunda dan keluarga.[] wolipop.detik.com

DREAM
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar