TERKINI
TAK BERKATEGORI

KAHMI Aceh Timur Nyatakan Sikap Terhadap Nasib Muslim Rohingya

IDI RAYEK - Beberapa pekan ini Muslim Rohingya dikabarkan dibantai secara brutal oleh rezim Myanmar. Pembantaian itu turut dibuktikan dengan tersebarnya foto dan video di…

IRMANSYAH D GUCI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 483×

IDI RAYEK – Beberapa pekan ini Muslim Rohingya dikabarkan dibantai secara brutal oleh rezim Myanmar. Pembantaian itu turut dibuktikan dengan tersebarnya foto dan video di media sosial. Bahkan seperti foto satelit yang menunjukan bukti kekerasan terjadi di negara itu.

Aksi protes dan kecaman pun menuai di berbagai penjuru dunia, salah satunya Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Aceh Timur yang mengecam  keras aksi yang sangat Sadis itu. 

“Dalam dua minggu terakhir kita kembali mendapat kabar yang sangat menyayat rasa kemanusian. Betapa tidak dizaman modern ini masih ada negara  yang berprilaku biadab dan brutal membantai muslim Rohingya,” ujar 
Muhammad Dayyan, M.Ec salahsatu Pengurus Majelis Daerah KAHMI Aceh Timur kepada Portalsatu.com, 27 November 2016.

Menurut Dayyan, Suku Rakhin di Myanmar itu sudah lama diperlakukan secara biadab. Aksi merekapun sangat terkesan dibiarkan tanpa ada upaya dari badan-badan perdamaian dunia seperti PBB. 

“Foto-foto satelit dan lainnya menunjukkan bukti-bukti kebiadaban itu nyata, di mana manusia dimutilasi, disiksa dengan sadis, diperkosa secara masif oleh tentara Myammar. Kemana organisasi perdamaian dunia, apakah PBB menutup Mata?” Ujar Dayyan.

Sebagai bentuk kecaman sambung Dayyan, Korp Alumni HMI (KAHMI) Aceh Timur menyatakan sikap sebagai berikut, Pertama, mendesak pemerintah Indonesia melakukan langkah nyata menekan pemerintah Myanmar bila perlu, kata Dayyan, Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan rezim bandit Myammar jika terus membantai warga muslim rohingya di Rakhin Burma. 

Selanjutnya, tambah dia, meminta PBB segera mengirim pasukan perdamaian ke Myammar untuk menghentikan pembataian dan membantu mereka yang telah terusir dari negaranya.  

“Kita jua mendesak negara-negara yg tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk ikut proaktif membantu pengungsi Rohingya yang sudah lari,” ucap aktivis HMI itu, seraya mengimbau kepada kaum muslimin di Indonesia dan Aceh khususnya untuk terus mendo'akan bagi kehancuran rezim bandit Myanmar.[]

IRMANSYAH D GUCI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar