LHOKSEUMAWE Kas Pemerintah Lhokseumawe diisukan sedang kosong. Sejak beberapa hari lalu, isu tersebut terus berembus di kalangan masyarakat maupun pegawai pemerintah setempat sampai hari ini.
Sejumlah kalangan di Lhokseumawe turut menanyakan kepada portalsatu.com terkait isu kas sedang kosong di Kota Lhokseumawe. Pasalnya, sejumlah kegiatan bersumber dari APBK Lhokseumawe tahun 2016 yang telah dilaksanakan, dananya belum dicairkan.
Bernahkah kas Kota Lhokseumawe sedang kosong? Sekertaris Daerah/Kota Lhokseumawe Bukhari AKs, membantah isu tersebut. Isu macam dum, hana nyan (tidak benar isu itu), ujar Bukhari menjawab portalsatu.com lewat telpon seluler, Rabu, 23 November 2016.
Biasa mantong (saja), rutin jalan, tapi pendapatan (dari dana transfer Pemerintah Pusat) belum masuk semua. Target sampai Desember (masuk sisa anggaran pendapatan dari Pusat). Rutin-tutin (pengeluaran rutin pemerintah) jalan, kata Bukhari saat disinggung apakah kondisi kas Kota Lhokseumawe sedang di bawah normal lantaran sejumlah kegiatan belum dicairkan dananya.
Ditanya soal masih rendahnya realisasi keuangan tahun 2016, Bukhari juga membantah. Sekarang sudah sekitar 70 persen, ujar Bukhari yang kemudian terdengar dia bertanya, Ya kan Pak Maimun?