JAKARTA — Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah yang lebih dikenal dengan sebutan Buya Hamka merupakan sosok ulama, sastrawan sekaligus pahlawan nasional. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggagas membuat film yang menceritakan sosok dan perjuangan Buya Hamka.
MUI berharap film Buya Hamka akan membawa manfaat bagi para penontonnya. Mengingat sosok Buya Hamka banyak yang bisa diteladani. MUI juga ingin mendorong komunitas-komunitas film untuk membuat film-film yang baik dan mengandung edukasi.
Putra kesembilan Buya Hamka, Afif Hamka mengatakan, dengan dibuatnya film Buya Hamka diharapkan secara umum, bangsa Indonesia bisa lebih mengenal beliau. Buya Hamka merupakan sosok yang unik. Dulu beliau sekolah di sekolah desa karena pada zamannya hanya ada sekolah desa.
“Dia belajar sendiri, banyak membaca buku, belajar sama kiai, ulama dan ayahnya,” kata Afif kepada Republika.co.id di Kantor MUI, kemarin.
Ia menerangkan, dari hasil belajarnya akhirnya sekarang banyak doktor yang membuat disertasi tentang pemikiran Buya Hamka. Menurut Afif, selain menjadi ulama, Buya Hamka juga menjadi sastrawan, wartawan, pengajar dan menjadi ketua MUI yang pertama.