SABANG – Sedikitnya lima penderita HIV/AIDS dinyatakan meninggal dunia di Sabang sejak 2010 hingga 2015. Satu diantaranya adalah balita berusia empat tahun.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua penyelenggara kegiatan penyuluhan HIV AIDS sekaligus Wakil Supervisor HIV AIDS Dinas Kesehatan kota Sabang Buchari, SST di sela-sela penyuluhan HIV AIDS di Kuta Ateuh, Sabang, Selasa, 17 November 2015. Kegiatan ini akan diselanggarakan selama 18 hari di 18 desa se Kota Sabang.
Selain balita, dia mengatakan penderita HIV AIDS yang meninggal juga berumur 30-40 tahun sebanyak tiga orang.
“Dan di bawah usia 50 tahun satu orang, asli orang Sabang, tapi mereka berkerja di luar Sabang, kata Buchari.