IDI RAYEK Plt Bupati Aceh Timur Prof. Amhar Abubakar meminta PNS di Kebupaten Aceh Timur agar tetap netral dalam pilkada 2017. Hal ini menurutnya…
IDI RAYEK Plt Bupati Aceh Timur Prof. Amhar Abubakar meminta PNS di Kebupaten Aceh Timur agar tetap netral dalam pilkada 2017. Hal ini menurutnya penting dalam menjalankan tugas aparatur negara sebagai pelayan masyarakat.
Selaku PNS jaga netralitas kita selaku aparatur pemerintahan dan jangan pernah terlibat dalam politik praktis, kata Prof. Amhar dalam amanatnya saat apel perdana di Lapangan Pusat Perkantoran Pemkab Aceh Timur, Rabu, 2 November 2016.
Di hadapan ribuan PNS dari berbagai instansi pemerintahan, Prof. Amhar menyebutkan lima tugas dan wewenangnya selaku Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Timur yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Ia merincikan seperti memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD, memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat.
Selanjutnya memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati Aceh Timur yang definitif serta menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan menandatangani Perda tentang APBD dan perda tentang Organisasi Perangkat Daerah setelah mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri serta, melakukan pengisian dan penggantian pejabat berdasarkan Perda Perangkat Daerah setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Sebelum mengakhiri amanatnya, Prof. Amhar mengajak seluruh PNS dan kapala SKPK dan para camat untuk bekerja profesional sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya. Dalam bekerja tetap mengedepankan profesionalitas dan tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada, kata Prof. Amhar.
Perlu kami ingatkan bahwa tidak semua kita mendapat kesempatan menjadi PNS. Oleh karenanya, kita yang sudah PNS marilah kita bekerja dengan penuh tanggungjawab dan terus berkarya untuk membawa kemajuan negeri ini ke arah yang lebih baik, ucap Amhar.[]