BIREUEN – Mendengar kata mugee, pastinya tak asing lagi di telinga masyarakat Aceh. Kita langsung membayangkan mugee ungkot (penjual ikan keliling menggunakan sepeda motor dengan dua keranjang rotan di sisi kiri dan kanan jok belakang). Kali ini kita akan kenalan dengan seorang mahasiswa hebat yang menyambi menjadi 'mugee' buku. Motivasi terbesarnya ingin mewujudkan generasi cerdas dengan membaca.
Namanya Rifqi Maulana, asal Juli Paseh, Kabupaten Bireuen. Saat ini pemuda kelahiran 24 September 1994 silam itu tercatat sebagai mahasiswa STIE Kebangsaan Bireuen di Jurusan Ekonomi Manajemen. Secara tidak langsung ia membuktikan, tidak selamanya anak dari keluarga broken home salah pergaulan karena semua tergantung didikan orang tua.
“Orang tua sudah berpisah sejak saya duduk di bangku SMP. Saat ini saya tinggal bersama ayah dan dua adik saya. Sebagai anak sulung, saya terkadang juga menggantikan peran ibu. Mulai dari memasak, membersikan rumah, mencuci pakaian, dan lainnya,” kata Rifqi Maulana kepada portalsatu.com via pesan Blackberry Messenger (BBM), Senin, 31 Oktober 2016 malam.
Selain itu, lanjutnya, ia juga ikut membantu menjaga dan merawat Kebun sawit milik ayahnya. Selama ini dari kebun itulah biaya makan dan biaya pendidikan keluarganya terpenuhi.
Selain aktif sebagai mahasiswa, Rifqi juga menjabat sebagai Ketua Balai Baca yang didirikan bersama dua temannya pada 1 Agustus 2015 lalu. Ia juga menjabat sebagai Sekretaris Asosiasi Pekerja Profesional Informasi Sekolah Indonesia (Apisi) Aceh.