TAPAK TUAN – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memilih enam sekolah di Kabupaten Aceh Selatan sebagai pilot project Pembinaan Pendidikan Berbasis Keluarga pada 2016 ini.

Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Selatan H. Aka Mulyadi mengatakan, keenam sekolah tersebut adalah TK Terpadu Seulanga Meuligo Selatan di Taman Pala Indah Tapaktuan, SDN Bukit Gadeng, Kecamatan Kota Bahagia, SMPN 1 Sawang, SMAN 1 Tapaktuan, SMKN 1 Meukek dan Yayasan Al Zikra Tapaktuan (lembaga non-formal).

“Kita berharap, program percontohan pendidikan keluarga ini mampu menggenjot kesidiplinan siswa-siswi dalam meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan di daerah ini. Kesadaran dan peran masyarakat sangat dibutuhkan oleh lembaga pendidikan dalam mencapai kecerdasan anak didik dibangku sekolah,” kata H. Aka Mulyadi, Senin, 24 Oktober 2016.

Kepala SMPN I Sawang, Nafwal, S.Pd mengatakan, pihaknya mengapresiasi keputusan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Kemendikbud yang telah memilih sekolah yang dipimpinnya bersama lima sekolah lainnya di Aceh Selatan sebagai sekolah pilot project tersebut.

“Pelaksanaan kegiatan proyek percontohan ini dirancang sebagai pengujian atau trial dalam rangka memberi pemahaman kepada masyarakat dalam mengasuh dan membimbing anak untuk menunjang kualitas pendidikan dan peningkatan kedisiplinan,” kata Nafwal.

Dia menyatakan, metode pembinaan pendidikan berbasis keluarga tersebut dilaksanakan dalam bentuk beberapa kali pertemuan, dengan menghadirkan orang tua/wali dan elemen potensial sebagai peserta dan pemateri kelas orang tua.

Menurut dia, program tersebut dinilai sangat bermanfaat untuk memberi pengetahuan kepada orang tua/wali siswa dalam membina anak-anak di rumah dan di lingkungan masyarakat menuju peningkatan mutu pendidikan.

“Pertemuan dalam bentuk seminar tersebut bertujuan untuk mengarahkan para orang tua supaya berperan aktif dalam mendidik anak secara lebih optimal. Untuk menunjang kegiatan ini, Kemendikbud mengalokasikan dana sebesar Rp 45 juta untuk setiap sekolah tingkat SMP. Setiap peserta yang hadir diberikan dana transportasi. Alhamdulillah, program ini sedang kita laksanakan,” papar Nafwal usai memberi materi kepada peserta kelas orang tua di sekolahnya.

Pertemuan yang telah diselenggarakan di sekolahnya, sambung Nafwal, meliputi sosialisasi pendidikan keluarga, kelas orang tua pengasuhan positif, kelas orang tua pendidikan era digital dengan menghadirkan semua orangtua/wali pelajar dan kelas inspirasi dengan melibatkan alumni SMPN Sawang yang potensial serta telah sukses berkarier baik di dunia usaha maupun di birokrat.[]

Laporan Hendrik Meukek