BANDA ACEH – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memantau pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap tiga di Aceh. Total, ada 93.559 keluarga di Tanah Rencong yang memperoleh bantuan dari pemerintah.
Pantauan detikcom, penyerahan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) digelar di Anjong Mon Mata Komplek Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Minggu (16/10/2016). Sebelum proses pencairan, Mensos Khofifah sempat berbincang-bincang dengan puluhan penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Khofifah berpesan agar bantuan tunai yang diterima masyarakat digunakan untuk keperluan anak. Uang tersebut tidak diberikan kepada suami. Jumlah bantuan yang diberikan bervariasi antar setiap keluarga.
“Kalau pulang nanti suaminya minta uang PKH, boleh tidak?” tanya Khofifah kepada ibu-ibu yang hadir.
“Tidak,” jawab mereka serentak.
“Uang PKH ini dipakai untuk anak, untuk biaya sekolah anak,” jelas Khofifah.
Menurutnya, proses pencairan bantuan dilakukan di kantor Pos. Masyarakat langsung menerima uang secara tunai sesuai yang tertulis di data.
“Jadi selama proses Bansos PKH tidak pernah ada bantuan yang dipotong,” jelas Khofifah.
Setelah memberikan sambutan dan berbincang-bincang dengan penerima PKH, ia kemudian memantau langsung proses pencairannya. Di sana, ada beberapa petugas kantor Pos yang sudah siap melayani masyarakat. Proses pencairan berlangsung cepat. Dalam hitungan menit.
Petugas memanggil nama penerima satu persatu-satu. Lalu warga diminta untuk menandatangani pada nama yang bersangkutan. Setelah itu, uang sesuai jumlah tertulis di kertas langsung diterima warga.
Selain penyerahan bantauan PKH, Mensos juga memberikan Bantuan Kompensasi Eks Timtim di Luar Provinsi NTT dan Bantuan Kendaraan Siaga Bencana secara simbolis. Mereka dihadirkan ke depan untuk menerima bantuan. Hadir pada kegiatan tersebut Sekda Aceh Dermawan.
“Warga Aceh yang terima PKH untuk tahap ini sebanyak 93.559 keluarga,” ungkap Khofifah. | sumber : detik