TERKINI
BUDAYA

Menabur Bunga: Seulawah Berpindah-pindah

Menabur Bunga Kita menabur benih jeumpa di sepanjang jalan itu, tumbuhlah sekalian jeumpa, sedikit rerumputan Kita menabur kedamaian, maka datanglah kedamaian, sedikit perselisihan sementara Sekiranya kita tidak…

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 684×
Menabur Bunga

Kita menabur benih jeumpa di sepanjang jalan itu,
tumbuhlah sekalian jeumpa, sedikit rerumputan

Kita menabur kedamaian,
maka datanglah kedamaian, sedikit perselisihan sementara
Sekiranya kita tidak menaburkan apa-apa, tidak mungkin juga,

disebabkan tasbih senantiasa dalam nafas,
antara cinta pada-Nya dan antara kita bersenyawa dengan udara.

Maka, tidak lagi penting bunga-bunga segala,
melainkan untuk anak-anak yang datang berlari

di sepanjang jalan peradaban, seraya mengatakan
“Ibu, Ayah, mengapa Seulawah berpindah-pindah ketika kita dalam kereta listrik ini.”

Banda Aceh, 12 Oktober 2016

Thayeb Loh Angen, Penulis Novel Aceh 2025

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar