TIM putra dan putri Pidie meraih juara pertama cabang Musabaqah Fahmil Kutub (Perlombaan Cerdas Cermat Isi Kitab) di arena Sayembara Muharram se-Aceh dan luar Aceh di Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga, Bireuen, 9 Oktober 2016.
Dalam Musabaqah Fahmil Kutub (MFK) tim putra, mulanya terjadi persaingan ketat antara regu thaliban (pelajar) Pidie, Pidie Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara di babak final. Hasilnya, laskar Pidie dan Aceh Timur memperoleh nilai imbang, sehingga pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.
Suasana seperti ini membuat kami harus mengambil penalti untuk menentukan sang juara. Tentu saja suasana sangat tegang saat detik-detik terakhir, apalagi penonton semakin bersemangat memberi dukungan kepada kedua regu, ujar Tgk. Mukhlisuddin Marzuki, M.A., dewan hakim yang sudah berpengalaman di tingkat nasional, menceritakan tentang perebutan juara itu.
Babak penentuan juara berlangsung sengit hingga larut malam. Jantung seakan berdetak kencang tatkala ribuan pendukung kafilah Pidie dan Aceh Timur memompa semangat peserta yang terus kejar-kejaran sampai pertanyaan rebutan terakhir.
Tim putra Pidie beranggotakan Maksalmina, Riza Rifani, dan Said Afdhal menghentak panggung, dan akhirnya sukses menundukkan kafilah Aceh Timur. Tiga remaja Pidie dikomandoi Maksalmina merupakan tim yang telah mendapatkan sentuhan mentor bertelenta Tgk. Fauzan Iskandar. Ia adalah anak didikan langsung motivator dan coach bertangan dingin Tgk. Ahyar M. Gade, M.A.
Alhamdulillah, kami menang. Kami tidak menyangka mampu mempersembahkan yang terbaik untuk tim Pidie. Keberhasilan kami milik bersama. Tentunya ini hasil usaha maksimal dan berkat doa orang tua, guru serta kawan semuanya, ujar Maksalmina seusai babak final.