LHOKSUKON Sedikitinya 118 Prajurit TNI dari Detasemen Pertahanan Udara (Denarhanud) 001 melepaskan peluru senjata berat jenis meriam 57 mm TD- 2000D di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 12 November 2015 sore. Sebanyak 306 peluru itu dilepaskan dalam rangkaian latihan akhir tahun 2015 yang akan berlangsung selama tiga hari.
“Kegiatan ini merupakan program satuan Detasmen Arhanud akhir tahun 2015. Tujuannya, prajurit dan alat-alat berat agar selalu siap digunakan ketika dibutuhkan negara dalam melakukan pertahanan di waktu genting,” ujar Komandan Denarhanud 001 Mayor Arh Arip Budi Cahyono kepada portalsatu.com di lokasi latihan.
Dia mengatakan pihaknya telah mensosialisasikan kepada nelayan sekitar agar tidak melaut sementara waktu sebelum dilakukan latihan ini. Pihak Denarhanud juga telah menyalurkan sembako kepada masyarakat Desa Kuala Cangkoi agar bisa mencapai latihan maksimal tanpa hambatan.
Kawasan laut Selat Malaka itu telah dikoordinasi dengan Panglima Laot agar tidak ada nelayan melaut. Dengan itu untuk hari latihan senjata berat ini berjalan lancar dan telah sesuai seperti diharapkan, kata Mayor Arh Arip.