REDELONG Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan HMI Cabang Aceh Tengah menuntut Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh segera merekomendasi pencopotan Ketua KIP Bener Meriah Iwan Kurnia. Pasalnya, Iwan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dalam kasus pemukulan komisioner KIP Bener Meriah Anwar Hidayat.
Tuntutan itu disampaikan dalam unjuk rasa di halaman kantor KIP Bener Meriah, Senin, 19 September 2016. Saat itu, Wakil Ketua KIP Aceh Basri M. Sabri didampingi komisioner KIP Aceh Hendra Fauzi sedang berada di kantor KIP Bener Meriah dalam agenda investigasi dan supervisi terkait permasalahan terjadi di KIP setempat.
Kita meminta agar KIP Aceh segera merekomendasi pencopotan Ketua KIP Bener Meriah kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), kata koordinator aksi dari GMNI Satria Darmawan dan perwakilan HMI Aceh Tengah Hasbi Yamin.
Pendemo yang terdiri dari dua lembaga itu juga menuntut agar polisi segera melakukan penahanan terhadap Ketua KIP Bener Meriah Iwan Kurnia yang telah ditetapkan sebagai tersangka beberapa waktu lalu.