TERKINI
TAK BERKATEGORI

Dua Paslon Wali Kota Lhokseumawe dari Jalur Independen Belum Penuhi Syarat

LHOKSEUMAWE - Dua pasangan bakal calon wali kota Lhokseumawe, Sofyan - T. Noval serta Mahyeddin Sa’ad - Nyak Rani, yang maju melalui jalur independen dinyatakan…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 265×

LHOKSEUMAWE – Dua pasangan bakal calon wali kota Lhokseumawe, Sofyan – T. Noval serta Mahyeddin Sa’ad – Nyak Rani, yang maju melalui jalur independen dinyatakan belum memenuhi syarat dukungan berdasarkan hasil verifikasi KIP Lhokseumawe.

“Pasangan Sofyan – T. Noval mengajukan fotokopi KTP sebanyak 7.351 lembar. Hasil verifikasi faktual yang sah hanya 2.984 orang. Sementara pasangan Mahyeddin Sa’ad dan Nyak Rani menyerahkan fotokopi KTP sebanyak 6.018 lembar dan hasil verifikasi hanya 989 lembar yang dinyatakan sah,” kata Ketua KIP Lhokseumawe, Syahrir M. Daud, saat dihubungi portalsatu.com, Sabtu malam, 10 September 2016.

Syahrir menyebutkan dari hasil verifikasi tersebut, kedua pasangan tidak memenuihi syarat dukungan. Sebab, sesuai aturan KIP Lhokseumawe para pasangan calon wajib mengumpulkan 5.670 dukungan namun mereka masih jauh kurangnya.

“Bagi mereka yang tetap ingin maju sebagai calon wali kota Lhokseumawe. Ada masa penambahan waktu untuk melengkapi syarat dukungan tersebut dan ini harus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh KIP prosedurnya,” tambah Syahrir.

Sementara itu, hasil verifikasi faktual syarat dukungan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Aceh yang maju melalui jalur independen telah ditetapkan oleh KIP Kota Lhokseumawe.

Pasangan Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa mengajukan dukungan di Lhokseumawe sebanyak 10.661 lembar, dan yang mendukung mereka hanya 3.751 orang. Sedangkan pasangan Zaini Abdullah dan Nasruddin, dari 5.533 lembar yang diajukan hasil verifikasi terbukti hanya 2.387 orang mendukung. Sementara pasangan Zakaria Saman dan T. Alaidinsyah, dari 7.143 lembar yang diajukan dari Lhokseumawe, yang mendukung dirinya hanya 1.786 orang.

“Hasil ini akan kita bawa ke Banda Aceh untuk diplenokan kembali di KIP Aceh pada pertengahan September mendatang,” kata Syahrir.[](ihn)

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar