BANDA ACEH – Apa itu wisata halal? Pertanyaan ini mungkin masih bercokol di benak kita. Pemerintah saat ini memang sedang gencar-gencarnya mempromosikan wisata halal, khususnya Provinsi Aceh yang ikut ambil bagian di ajang Kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016.
Pemenang kompetisi ini akan mewakili Indonesia di World Halal Travel Award di Dubai nantinya. Klik http://bit.ly/voteaceh atau halaltourism.id untuk vote Aceh di kompetisi ini.
Creative Strategic Expert, Taufan Permadi, yang sukses menggaungkan wisata halal Lombok hingga ke kancah internasional membagikan pengalamannya di kegiatan “Optimalisasi Peningkatan Wisata Halal Melalui Media Sosial” yang dibuat Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Indonesia di Banda Aceh, Selasa, 6 September 2016.
Ia menjelaskan, pengembangan wisata halal sering menjadi masalah karena mayoritas masyarakat Indonesia yang muslim sudah merasa 'halal'. Padahal kata dia, halal yang dimaksud bukanlah untuk 'tuan rumah' melainkan untuk wisatawan, khususnya wisatawan yang berasal dari negara-negara Islam seperti Timur Tengah.
“Wisata halal itu harus di-declare, kita masih punya pemahaman yang salah tentang wisata halal, saat mengklaim kita sebagai negara muslim terbesar kita sudah yakin wisatawan Timur Tengah akan datang ke Indonesia, padahal wisatawan datang ke suatu destinasi itu karena fasilitas yang disediakan,” kata Taufan.