TERKINI
FEATURE

Mahasiswa Barsela Yogya Diskusikan Dampak Kemiskinan di Barat Selatan Aceh

YOGYAKARTA - Keluarga Besar Mahasiswa Barat Selatan Aceh Yogyakarta menggelar diskusi terbuka pada pukul 19.30 s/d 23.00 WIB, Sabtu, 3 September 2016. Acara diskusi ini…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 499×

YOGYAKARTA – Keluarga Besar Mahasiswa Barat Selatan Aceh Yogyakarta menggelar diskusi terbuka pada pukul 19.30 s/d 23.00 WIB, Sabtu, 3 September 2016.

Acara diskusi ini dihadiri ketua mahasiswa paguyuban Rahman Mahlil (Aceh Selatan), Ariq A. Rahman (Aceh Barat), Ammar (Aceh Singkil), Adam (Simeulu), Meidi Z (Nagan Raya), dan perwakilan pengurus paguyuban.

Diskusi ini diadakan di Aula Asrama Meuligoe Sultan Iskandar Muda Yogyakarta. Peserta mendiskusikan secara terbuka terkait permasalahan pendidikan dan lapangan pekerjaan di Aceh, khusunya di wilayah barat selatan Aceh.

Rahman Mahlil, berharap kepada Pemerintah Aceh agar menjadikan pendidikan sebagai kebutuhan pokok. Jika ingin Aceh cepat maju dan lepas dari kemiskinan, maka jadikan pendidikan sebagai prioritas pembangunan.

Ariq A. Rahman, mengatakan bahwa kemiskinan di Barat Selatan Aceh saat ini semakin meningkat, hal ini disebabkan oleh terbatasnya lapangan pekerjaan. Pemerintah Aceh jangan menutup mata terkait hal ini.

“Jika kemiskinan tidak segera diatasi, maka bisa menyebabkan terjadinya pencurian dan perampokan. Pemerintah Aceh harus dapat melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan,” kata Meidi Z.[]

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar