LHOKSUKON – MAR, 25 tahun, pelaku percobaan pencurian emas di Lhoksukon, Aceh Utara mengaku sudah memiliki dua anak dan suaminya saat ini merantau ke Malaysia. Ia sendiri juga mengaku tidak ingat sudah berapa kali aksi itu dilakukannya.
“Suami saya kerja sebagai kuli bangunan di Malaysia. Biasanya ia kirim duit Rp1 juta per bulan, tapi untuk bulan ini belum dikirim karena mau pulang ke Aceh. Saya tidak ingat sudah berapa kali lakukan ini. Tadi saya pergi dengan ojek atau RBT dan ongkosnya saya bayar setiba di rumah. Saya tidak punya uang,” kata MAR sambil menangis saat dimintai keterangannya oleh penyidik Polsek Lhoksukon, Rabu, 24 Agustus 2016, sore.
Menurut MAR, ia berangkat dari rumah menumpang RBT tujuan kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye. Setelah sempat menanyakan harga emas ke beberapa toko emas di Pantonlabu, ia memilih balik arah ke Lhoksukon karena gagal melancarkan aksinya. “Saya sangat menyesal,” ucapnya sambil terus menangis.