TERKINI
EKBIS

Pabrik Sawang Produksi ‘Beras Asli Sawang’ Berlogo Jeungki

Logo jeungki dibuat untuk mengingatkan kembali bahwa sebelum ada kilang padi, masyarakat Aceh masa silam menggunakan jeungki untuk menghasilkan beras.

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 3.2K×

SAWANG  – Sejumlah masyarakat di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, kini memiliki pabrik penggiling padi berskala besar. Pabrik milik swasta dikelola sejumlah warga setempat itu akan membeli  puluhan ton gabah petani, baik di Kecamatan Sawang maupun Kecamatan Muara Batu.

Safuardi, pemilik pabrik tersebut kepada portalsatu.com, Minggu, 8 November 2015, mengatakan pabrik ini dibangun untuk memudahkan petani Kecamatan Sawang dan sekitarnya dalam menjual gabah. “Kami siap menampung berapa pun hasil panen (gabah),” ujarnya.

Dia menambahkan, pabrik yang terletak di Desa Lhok Jok Kecamatan Sawang nantinya akan memproduksi beras asli Sawang. “Kami telah mendesain namanya, yakni UD. Azka Jaya dengan logo karung gambar jeungki (alat tradisional penumbuk padi), dan bagian sampingnya bertuliskan 'Beras Sawang Asli',” kata Safuardi.

Safuardi menyebut logo jeungki tersebut sengaja dibuat untuk mengingatkan kembali bahwa sebelum ada kilang padi, masyarakat Aceh masa silam menggunakan jeungki untuk  menghasilkan beras.

“Pabrik menggunakan mesin Mitsubishi 8 DC 10 ini sanggup menghasilkan 24 ton beras per hari. Jam kerja sehari sekitar delapan jam dan per jamnya menghasilkan empat ton beras asli daerah ini dengan kualitas terbaik,” ujarnya.

Menurut Safuardi, area pabrik tersebut luasnya sekitar 8.000 meter dan kini menampung  30 pekerja yang membantu memproduksi padi di kawasan Sawang.

“Semoga ke depan dengan adanya pabrik ini dapat membantu petani dalam menjual gabah lebih mahal lagi, sehingga apa yang telah mereka tanam selama ini mendapatkan hasil yang maksimal. Tak hanya itu, semoga beras asli Sawang nantinya dapat dikenal oleh masyarakat daerah lain di Aceh maupun Sumatera Utara  berkat kualitas berasnya,” katanya.

Sementara, Amri Alamsyah, warga setempat kepada portalsatu.com mengatakan sangat berterima kasih kepada pihak swasta tersebut telah mendirikan sebuah pabrik padi berskala besar.

“Dengan adanya pabrik tersebut petani lebih mudah menjual hasil pertaniannya. Apalagi pabrik Azka Jaya ini mampu membeli dengan harga lebih baik lagi, pastinya petani sangat menguntungkan,” ujarnya.

“Semoga pabrik ini bisa bertahan lama, dan juga mampu mendistribusikan beras asli Sawang ke daerah lainnya, sehingga menjadi pilihan masyarakat untuk mengkonsumsinya seperti beras yang selama ini dari daerah Tangse,” kata Amri lagi.[]

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar