TERKINI
TRAVEL

UIN Ar-Raniry-Subulussalam Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan

BANDA ACEH - UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Pemerintah Kota Subulussalam menjalin kerja sama di bidang peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut. Penandatanganan naskah kerja…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 576×

BANDA ACEH – UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Pemerintah Kota Subulussalam menjalin kerja sama di bidang peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut. Penandatanganan naskah kerja sama ditandatangani oleh Rektor UIN Prof. H. Farid Wajdi Ibrahim, dan Wakil Wali Kota Salmaza, disaksikan Kepala Biro AAKK UIN Ar-Raniry H. Jakfar Yacob dan Ketua DPRK Subulussalam Hariansyah, di Ruang Sidang Rektor UIN Darussalam Banda Aceh, Rabu, 3 Agustus 2016.

Prof. Farid Wajdi Ibrahim, usai menandatangani naskah kerja sama mengatakan, UIN Ar-Raniry Banda Aceh saat ini telah menjadi kiblat untuk pendidikan di Aceh, selain itu juga telah lahir beberapa kampus di daerah seperti wilayah barat, utara dan timur aceh, namun saat ini kiblat pendidikannya masih berkiblat ke Banda Aceh yaitu UIN Ar-Raniry dan Unsyiah.

“Untuk itu, pengelola perguruan tinggi ini terus berupaya mengembangkan kampus UIN untuk mendidik generasi muda di seluruh Aceh, dalam rangka mendukung program tersebut, beberapa daerah khususnya yang masih rendah pendidikannya telah melakukan kerja sama dengan UIN Ar-Raniry,” ujarnya.

Oleh karena itu kata Rektor, penandatanganan naskah kerja sama dengan pemerintah Kota Subulussalam ini merupakan salah satu langkah untuk membantu putra-putri terbaik mereka untuk menempuh pendidikan di UIN Ar-Raniry.

“Kepada mahasiswa tersebut nantinya juga akan diupayakan beasiswa, Rektor akan berkoordinasi dengan wakil rektor bidang kemahasiswaan dan kerjasama untuk membantu mencari solusi, kita berharap bagi mereka yang kurang mampu dan memiliki prestasi baik dapat melanjutkan pendidikan di universitas ini,” kata Farid melalui siaran pers.

Terkait dengan upaya perguruan tinggi membantu untuk pemerataan pendidikan di daerah, khusus untuk daerah Tertinggal, Terjauh dan Terluar (3T), Kota Subulussalam ini merupakan salah satu wilayah tersebut. Mudah-mudahan antara Subulussalam dengan Darussalam ini kata Farid, ada jembatan yang dapat menghubungkan dalam meningkatkan pendidikan bagi generasi muda Aceh.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Salmaza mengatakan, Kota Subulussalam merupakan salah satu daerah yang berada di ujung dan terjauh dari ibu kota provinsi Aceh, kota tersebut baru berusia sembilan tahun,  tentu masih banyak kekurangan dan ketertinggalan termasuk bidang pendidikan, mungkin terkait dengan perguruan tinggi dari seluruh Aceh ini hanya Kota Subulussalam yang belum memilikinya, dulu ada beberapa kelas jauh namun sekarang tidak dibenarkan lagi.

“Kami atas nama pemerintah kota Subulussalam menyampaikan terima kasih kepada UIN Ar-Raniry yang telah menerima dan melakukan kerja sama ini, walau sebenarnya UIN Ar-Raniry telah membantu putra-putri Subulussalam sejak tiga tahun lalu, untuk itu kami sangat membantu,” ujarnya.

Salmaza mengharapkan, ke depan pendidikan di Subulussalam akan terus dapat ditingkatkan, kerja sama seperti ini sangat membantu generasi muda Subulussalam untuk membangun daerah di masa mendatang. Pejabat dan tokoh agama di Subulussalam saat ini banyak dari alumni IAIN (sekarang-UIN Ar-Raniry), semoga apa yang telah dilaksanakannya dapat diteruskan oleh alumni-alumni lain di masa akan datang.[](ihn)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar